Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

10 Bandara Paling Bahaya Menurut Para Pilot di Dunia

Mana yang menurutmu paling berbahaya?

Bobobox.co.id — Bagi pilot, bandara merupakan tempat singgah sementara untuk kembali membawa para penumpang selanjutnya ke tempat tujuan berikutnya. Walaupun demikian, kondisi bandara pun harus sesuai dengan standar.

Maksudnya adalah bandara perlu menyediakan fasilitas yang di mana mampu menjamin keamanan baik pilot yang menjadi nahkoda pesawat juga para pengguna jasa penerbangan itu sendiri.

Hal tersebut bahkan bisa dibilang merupakan standar wajib yang dimiliki oleh sebuah bandara. Namun, tak jarang ada beberapa bandara yang tidak bisa menyediakan beberapa fasilitas keamanan yang justru berbahaya.

Nah penasaran bandara mana saja sih yang cukup berbahaya di mata pilot? Berikut ini merupakan 10 bandara paling bahaya menurut para pilot di dunia yang Bob rasa sudah memberikan gambaran betapa mengerikannya bandaranya.

Bandara Lukla (Nepal)

Bandara paling bahaya pertama adalah Bandara Lukla. Dikenal juga dengan nama Bandar Udara Tenzing-Hillary, bandara ini memang cukup populer dengan landasan pacu yang sangat pendek yakni hanya 527 meter saja.

Tak hanya itu, pada ujung landasannya terdapat jurang dengan kedalaman 600 meter. Hal ini diperparah dengan kurangnya pengaturan lalu lintas dan pengontrol daya di bandara paling bahaya ini menjadikannya cukup ekstrem.

Tak heran jika banyak pilot yang menyebut bahwa Banda Lukla termasuk bandara yang paling berbahaya. Pasalnya, tingkat kecelakaan di bandara ini tentunya akan jauh lebih tinggi dibandingkan bandara lainnya.

bandara paling bahaya lukla
@Eugene Ga via telegraph.co.uk

Bandara Svalbard (Norwegia)

Bandara paling bahaya selanjutnya menurut pilot adalah Bandara Svalbard. Salah satu standar keamanan untuk sebuah bandara adalah lampu landasan yang mencukupi. Nah, bandara satu ini tidak memiliki lampu landasan yang mumpuni.

Oleh karenanya, bandara paling utara di dunia ini hanya melayani penerbangan di siang hari saja. Tak hanya itu, penerbangan yang diterima pu hanya penerbangan lokal Norwegia saja dan tidak ada penerbangan internasional.

Hal ini dikarenakan Bandara Svalbard tidak memenuhi standar untuk bandara internasional. Walaupun begitu, pemandangan menakjubkan yang disuguhkan di sekitar bandaranya mampu memikat hati.

@sian_meades via commons.wikimedia.org

Bandara Paro (Bhutan)

Apa jadinya jika sebuah bandara terletak di kaki Gunung Himalaya? Mengerikan bukan? Hal tersebut menjadi sedikit gambaran dari salah satu bandara internasional yang ada di Bhutan yakni Bandara Paro.

Berada pada ketinggian 2.225 meter di atas permukaan laut, bandara paling bahaya ini juga memiliki landasan pacu yang relatif pendek yakni hanya 6.500 kaki saja. Kombinasi yang mengerikan bagi para pilot pastinya.

Dengan kondisi yang penuh risiko tersebut, penerbangan ke bandara ini hanya diperboleh pada siang hari saja. Tak hanya itu, hanya 8 pilot yang bersertifikat saja yang diperbolehkan untuk mendarat di Bandara Paro ini.

@Richard Collier via flickr.com

Bandara Internasional Gibraltar (Gibraltar)

Bandara Internasional Gibraltar merupakan bandara paling bahaya selanjutnya menurut para pilot. Berada di Eropa Selatan, bandara ini termasuk bandara yang sudah berumur karena dibangun selama Perang Dunia II.

Berbeda dengan beberapa bandara lainnya yang ada di daftar ini, Bandara Internasional Gibraltar ini tidak digunakan untuk pesawat komersil namun hanya digunakan untuk kepentingan angkatan udara saja.

Landasan pacunya sendiri relatif pendek yakni hanya sepanjang 1.828 meter saja. Hal yang berbahaya dari bandara ini adalah landasan pacunya yang bersinggungan langsung dengan jalan kota.

via ramboll.com

Bandara Madeira Cristiano Ronaldo (Portugal)

Bandara yang di mana nama belakangnya diambil dari salah satu pesepakbola handal asal Portugal ini termasuk salah satu bandara paling bahaya di dunia. Gambarannya bisa kamu lihat di bawah ini.

Landasan pacunya yang pendek dengan penerangan yang tak memadai adalah sebuah mimpi buruk bagi seorang pilot. Hal tersebut diperparah dengan angin dari Laut Atlantik yang kencang.

Selain itu, lokasinya yang berada di sekitar tebing yang curam membuat para pilot harus sangat berhati-hati dalam melakukan pendaratan. Jangan heran jika pilot harus menjalani pelatihan tambahan untuk bisa mendarat di sini.

via skytraxratings.com

Bandara Toncontin (Honduras)

Nah, bandara satu ini selain termasuk bandara paling bahaya juga paling sulit bagi para pilot untuk mendarat sebuah pesawat. Landasan pacunya yang hanya berjarak 1.800 meter menjadi alasan utamanya.

Bandara Toncontin di Hondursan ini membuat para pilot harus memutarkan pesawatnya sejauh 45 derajat untuk mendaratkan pesawat dengan sempurna di bandara paling bahaya ini.

Namun, putaran yang dilakukan tersebut mempunyai efek samping bagi pesawat. Gesekan yang terjadi saat melakukan putaran memiliki potensi untuk mengikis medan di bagian bawah pesawat.

@Oscar Josue Elvir Vasquez via commons.wikimedia.org

Bandara Internasional Princess Juliana (St. Martin)

Gambar di bawah ini merupakan gambaran bagaimana sebuah pesawat bisa sedekat itu dengan kerumunan orang di bandara ini. Jangan heran jika Bob memasukkan Bandara Internasional Princess Juliana pada list kali ini.

Berlokasi di Pulau Saint Martin, bandara paling bahaya ini berada di kawasan yang sangat dekat dengan Pantai Maho, yang merupakan salah satu tempat wisata di pulau ini. Pilot pun dituntut untuk berhati-hati saat mendaratkan pesawat.

Awalnya, Bandara Internasional Princess Juliana ini hanya digunakan untuk landasan bagi pesawat kecil saja. Namun, perkembangan wisata yang begitu pesat membuat bandara paling bahaya ini digunakan untuk pesawat komersil.

@Lawrence Lansing via commons.wikimedia.org

Bandara Narsarsuaq (Greenland)

Bandara Narsarsuaq merupakan bandara yang harus kamu singgahi saat kamu liburan ke Greenland. Namun, bandara ini termasuk salah satu bandara paling bahaya karena beberapa alasan.

Mulai dari landasan pacu yang tertutup es, suhu di sekitar bandara yang sangat dingin, tiupan angin yang begitu kencang, hingga jarak pandang yang rendah akibat salju tebal dan awan abu dari gunung berapi adalah beberapa alasannya.

Dengan beberapa alasan di atas, tak salah jika Bandara Narsarsuaq termasuk salah satu bandara yang menantang dan sulit untuk dihadapi oleh para pilot sekalipun pilot dengan jam terbang yang relatif tinggi.

@HRAUN via theactivetimes.com

Bandara Courchevel (Prancis)

Sebuah bandara yang berada di sebuah pegunungan tentunya cukup ekstrem untuk melakukan pendaratan. Hal tersebut rasanya bisa dirasakan oleh para pilot yang mendaratkan pesawat di bandara satu ini.

Terletak di Pegunungan Aplen, Bandara Courchevel termasuk bandara paling bahaya di dunia. Lokasinya yang berada di ketinggian 6.500 kaki dengan landasan pacu yang hanya 1.760 menjadi alasan utamanya.

Jika hal tersebut kurang ekstrem, beberapa hal lainnyaseperti kemiringan lereng yang berada di angka 18,5% dengan pencahayaan yang kurang memadai membuat pendaratan di bandara ini tak memungkinkan saat cuaca buruk.

@qwesy qwesy via commons.wikimedia.org

Bandara Internasional Barra (Skotlandia)

Bandara paling bahaya terakhir di daftar Bob kali ini adalah Bandara Internasional Barra. Bandara ini sendiri termasuk bandara yang unik juga karena landasannya yang berupa sebuah pantai.

Namun, keunikan inilah yang menjadikannya bandara paling bahaya di dunia. Untuk bisa mendarat, kondisi airnya harus saat surut. Oleh sebab itu, bandara ini tidak akan beroperasi saat air pasang.

Selain jadwal penerbangannya yang ditentukan oleh pasang surut air pantai, lampu di sekitar bandaranya pun tidak mencukupi sehingga terkadang harus ada mobil untuk membantu pilot dalam mendaratkan pesawat.

@georgeclerk via theactivetimes.com

Soal Inap Menginap? Bobobox Ahlinya

Habis “jalan-jalan” melihat berbagai bandara paling bahaya, enaknya istirahat di Bobobox! Hotel kapsul ini menawarkan fasilitas seperti QR Code yang mampu menjaga barang berhargamu dari tangan-tangan usil.

Informasi pemesanannya bisa kamu dapat di aplikasi Bobobox yang bisa diunduh di sini dan untuk virtual tour melalui link ini.

You might also like