Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Ternyata Ibu Benar! Ini Dia 7 Bahaya Tidur di Lantai Wajib Kamu Ketahui

Jangan terlalu sering dilakukan ya!

Bobobox.co.id — Saat tidur di lantai, ibumu kerap kali memarahi untuk tidak melakukannya. Kebanyakan ibu sendiri khawatir anaknya akan bahaya tidur di lantai yang mungkin saja mengenai anaknya.

Walaupun terkadang tidak didukung dengan fakta ilmiah, nyatanya pernyataan ibumu ada benarnya untuk tidak tidur di lantai. Secara saintifik, ada bahaya tidur di lantai yang mengintaimu jika terlalu sering dilakukan.

Kamu seringkali tidur di lantai karena sensasi dingin yang ditimbulkan. Apalagi jika cuaca sedang panas-panasnya, tidur di lantai adalah salah satu solusi untuk mengatasi rasa panas yang dirasakan.

Nah, daripada berlama-lama, simak 7 bahaya tidur di lantai yang wajib kamu ketahui berikut ini. Ternyata, yang ibu katakan ada benarnya, ya!

Pilek dan Flu

Bahaya tidur di lantai pertama adalah bisa menyebabkan tubuhmu rentan terserang pilek dan flu. Hal ini akan semakin parah jika kamu sudah terserang kedua penyakit ini sebelumnya.

Dengan tidur di lantai, pilek dan flu yang kamu derita justru semakin parah. Pasalnya, penyebabnya tak lain adalah tidur di lantai sendiri justru akan membuat tubuhmu lebih mudah terseran virus pilek dan flu.

Masalah lainnya yang wajib diperhatikan adalah lantai tempat di mana kamu tidur. Lantai dengan berbagai debu dan kotoran yang belum dibersihkan justru akan memperburuk kondisi badanmu.

Saat tidur di lantai, kamu secara tidak sengaja akan menghirup debu dan kotoran tersebut. Oleh karenanya, bahaya tidur di lantai ini justru akan menyebabkan badanmu semakin lemah dan rentan terserang pilek dan flu.

bahaya tidur di lantai
@olly via pexels.com

Masuk Angin

Bahaya tidur di lantai berikutnya adalah terserang penyakit masuk angin. Masuk angin bisa dibilang sebagai salah satu penyakit umum yang sering dialami oleh banyak orang di Indonesia khususnya di musim hujan.

Nah, terlalu sering tidur di lantai justru akan meningkatkan kemungkinan lebih sering terkena masuk angin. Hal tersebut sendiri disebabkan oleh tubuh yang lebih rentan jatuh sakit saat merasa kedinginan.

Walaupun, sensasi sesaat tidur di lantai membuat tubuh terasa lebih nyaman dan segar. Sensasi ini hanyalah sementara. Setelah bangun, kamu justru bisa merasakan jika badanmu masuk angin.

Bahkan, kamu pun bisa mendapatkan bahaya tidur di lantai lainnya untuk gangguan pencernaan. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk menggunakan matras dan selimut jika ingin tidur di lantai.

@cottonbro via pexels.com

Sakit Punggung akan Terasa

Sakit punggung menjadi salah satu bahaya tidur di lantai jika dilakukan terlalu sering. Penyebab dari kamu terserang sakit punggung adalah lantai yang keras dibandingkan dengan kasur yang empuk.

Dengan kondisi tersebut, punggungmu akan terasa sakit. Sakit punggung ini terjadi karena tulang dan semua otot tidak relaks saat tidur. Tidur di lantai sendiri memiliki medium yang keras untuk tubuh.

Bahkan, hal yang lebih berbahaya adalah kelainan pada postur tubuh yang bisa terjadi. Hal ini ditujukan bagi kamu yang sedang dalam masa pertumbuhan dan tidur di lantai secara terus menerus.

Bahaya tidur di lantai ini sendiri wajib dihindari karena kelainan postur tubuh ini tak baik untuk tubuh. Bahaya yang ditimbulkan antara lain sirkulasi darah tak lancar dan mengurangi fungsi paru-paru.

via verywellhealth.com

Memicu Infeksi dan Alergi

Kebersihan lantai merupakan salah satu faktor berbahaya untuk tidur di lantai. Semakin kotor lantai yang jadi tempat tidurmu, semakin berbahaya pula efek samping yang akan dirasakan oleh tubuh.

Salah satu bahaya tidur di lantai lainnya adalah terkena masalah dan infeksi kulit seperti ruam, gatal, dan lainnya. Terkadang, walaupun terlihat bersih, debu seringkali tak terlihat saat menempel.

Jika kamu termasuk orang yang memiliki alergi terhadap debu, kamu akan mengalami pilek, gatal hingga sulit bernapas. Pada beberapa orang lainnya, debu yang menempel bisa menyebabkan infeksi kulit.

Untuk itu, ada baiknya untuk mulai dari sekarang mengurangi untuk tidur di lantai. Hal ini diutamakan bagi kamu yang alergi terhadap debu dan memiliki kulit yang cukup sensitif agar tak terkena bahaya tidur di lantai.

via semlerderm.com

Bahaya Tidur di Lantai untuk Asam Lambung

Tak hanya semakin berbahaya bagi penderita alergi dan kulit sensitif, bahaya tidur di lantai pun akan semakin parah untuk orang yang sensitif terhadap suhu dingin. Pasalnya, bahaya tidur di lantai bisa menyebabkan asam lambung.

Orang yang sensitif terhadap suhu dingin memiliki tingkat kemungkinan terkena asam lambung yang cukup tinggi. Walaupun begitu, ada konteks yang harus kamu perhatikan juga soal ini.

Bahaya tidur di lantai satu ini bisa dihindari dengan menjaga makanan yang kamu santap. Pasalnya, makanan pun berpengaruh sebagai pemicu asam lambung ditambah dengan dinginnya lantai.

Untuk itu, perhatikan makanan yang dikonsumsi. Hindarilah makanan berlemak tinggi dan kebiasaan tidur di lantai untuk menghindarkan asam lambungmu naik. Cobalah untuk menghindarinya sedikit demi sedikit.

Langsung Tidur Setelah Sahur? Lebih Baik Jangan Deh!
via freepressjournal.in

Sinusitis

Bahaya tidur di lantai lainnya adalah tubuhmu rentan terkena sinusitis. Bagi kamu yang belum tahu, sinusitis adalah peradangan atau pembengkakak jaringan yang melapisi permukaan rongga sinus.

Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini sama dengan gejala flu dan pilek. Kamu akan merasakan gejala-gejala seperti hidung tersumbat, sakit kepa, serta bersin saat kamu terserang sinusitis.

Penyebab dari penyakit ini adalah sensasi dingin yang mengenai seluruh bagian tubuh. Bahaya tidur di lantai ini terjadi karena tubuh yang mulai kedinginan saat kamu terlalu sering untuk tidur di lantai.

Bahkan, pada beberapa kasus, sinutisis ini bisa memicu penyakit lainnya yang lebih parah seperti asma, stroke, dan aneurisma. Oleh karenanya, jangan terlalu sering untuk tidur di lantai, ya!

via doktersehat.com

Penyakit Paru-Paru

Bahaya tidur di lantai terakhir adalah berakibat buruk bagi kesehatan paru-paru. Paru-paru menjadi organ tubuh yang terkena dampak yang cukup signifikan jika tidur di lantai dilakukan terus menerus.

Meskipun begitu, bahaya tidur di lantai ini bukan serta merta karena tidur di lantai. Penyebab utama dari terdampaknya kesehatan paru-paru saat tidur di lantai adalah soal kebersihan lantainya.

Tidur yang kurang bersih dan berdebu yang menyebabkan kemungkinanmu terkena penyakit paru-paru. Hal ini terjadi saat kuman, bakteri, dan virus yang terhirup hingga masuk ke dalam tubuh.

Saat bakteri dan virus ini terhiruplah yang menyebabkan risiko penyakit paru-paru ini. Untuk itu, saat sekali tempo ingin tidur di lantai, bersihkan lantainya terlebih dahulu untuk menghindari bahaya tidur di lantai ini.

@cdc via unsplash.com

Menginap dengan Sensasi Tak Biasa? Ya di Bobocabin

Sedang mencari penginapan dengan sensasi yang tak biasa? Ada kabar baik dari Bob. Kabar baiknya adalah sebentar Bobocabin akan launching untuk menemani petualangan seru di alam.

Bobocabin sendiri merupakan penginapan kekinian yang berada dekat dengan alam. Bobocabin pertama sendiri berada di salah satu tempat wisata di Bandung Selatan yakni Ranca Upas.

Untuk informasi lebih lanjut, klik link ini ya. Tak lupa juga Bob mengingatkan jika kamu bisa mendapatkan aplikasi Bobobox yang bisa kamu unduh di sini.

Bobocabin by Bobobox Indonesia

You might also like