Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Hati-Hati! Kamu Bisa Mengalami Masalah Kesehatan yang Serius dari Bahaya Makan Terlalu Cepat

Mulailah untuk meninggalkan kebiasaan ini!

Bobobox.co.id — Cara makan tiap orang bisa berbeda-beda. Walaupun begitu, jika kamu termasuk orang yang makan dengan cepat, ada baiknya mulai tinggalkan kebiasaan tersebut untuk hindari bahaya makan terlalu cepat.

Makan terlalu cepat mungkin kerap jadi pilihan karena mampu mempersingkat waktu. Dengan begitu, kamu bisa kembali ke kantor untuk menghabiskan waktu istirahat bersama teman kantor atau sekadar berdiam diri.

Namun, bahaya justru mengintai dari kebiasaan tersebut. Salah satu penyebab utamanya adalah makanan yang tak dikunyah secara sempurna saat kamu menyantap makanan dengan terburu-buru.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan bahaya makan terlalu cepat yang mengintaimu setiap saat. Mulai dari sekarang untuk coba tinggalkan kebiasaan tersebut, ya!

Berikut adalah Bahaya Makan Terlalu Cepat

1. Tersedak

Bahaya makan terlalu cepat yang mengintaimu adalah tersedak. Bahaya satu ini mungkin pernah kamu rasakan sebelum saat memakan santapan yang dipesan akibat terburu-buru harus balik ke kantor misal.

Penyebab tersedak sendiri adalah makanan yang menyangkut di tenggorokan. Hal tersebut bisa terjadi karena potongan makanan yang masih terlalu besar akibat kecenderungan orang buru-buru.

Tersedak ini termasuk salah satu kondisi yang berbahaya. Pasalnya, beragam bahaya mengintai jika kamu menyelepakan bahaya makanan terburu-buru ini. Salah satu bahayanya bisa berujung kematian.

Untuk itu, cobalah untuk mengunyah makan dengan santai. Hal tersebut demi terolah dengan sempurna makanan yang kamu konsumsi. Dengan begitu, kamu pun bisa meminimalisir bahaya satu ini.

Tersedak bahaya makan terlalu cepat
Tersedak via istockphoto/zegers06

2. Perut Kembung

Bahaya makan terlalu cepat berikutnya adalah perut kembung. Jika kamu makan terlalu cepat, mulut akan lebih mudah terbuka dan membuka kemungkinan untuk udara ikut masuk bersamaan dalam waktu singkat.

Hal tersebut mengakibatkan udara ikut terbawa ke lambung dan justru mengakibatkan perut kembung. Efek perut kembung ini bakal memberikan sensasi tak nyaman karena merasa kenyang sekaligus kembung.

Biasanya, ada beberapa tanda jika kamu mengalami perut kembung. Tanda-tanda yang bakal muncul adalah lebih sering serdawa dan kentut, serta diikuti oleh munculnya rasa nyeri di perut.

Perut kembung bahaya makan terlalu cepat
Perut kembung via istockphoto/Thunderstock

3. Risiko Obesitas

Memang benar jika makan terlalu cepat tidak akan serta merta membuatmu kelebihan berat badan. Namun, jika kamu melakukan secara terus menerus dan dalam jangka waktu panjang, hal tersebut beda urusan.

Dalam jangka waktu yang lama, bahaya makan terlalu cepat bisa menyebabkan bertambahnya berat badan. Bahkan, bahaya yang meningkatkan risiko kelebihan berat badan atau obesitas.

Secara garis besar, tubuh memerlukan waktu sekitar 20 menit sejak suapan pertama untuk memberikan sinyal kenyang untuk bisa sampai ke otak. Nah, saat terburu-buru, kamu cenderung makan lebih banyak.

Alhasil, kondisi tersebut menyebabkan kelebihan kalori. Hal inilah yang menjadikan adanya peningkatan berat badan. Untuk itu, cobalah mulai kebiasaan untuk menyantap makanan secara perlahan.

Obesitas bahaya makan terlalu cepat
Obesitas via pexels.com/@andres-ayrton

Baca Juga: 10 Tips Mengatasi Ngorok Yang Mudah Diaplikasikan


4. Gastritis

Bahaya makan terlalu cepat pun kerap dikaitkan dengan gastritis erosif. Gastritis erosif adalah perandangan yang menggerogoti lapisan perut yang menyebabkan kerusakan yang dangkal.

Sebuah penelitian menunjukkan adanya korelasi antara penyakit tersebut dengan makan terburu-buru. Salah satu alasannya adalah orang yang makan terburu-buru cenderung makan secara berlebihan.

Di sisi lain, makan berlebih justru dapat menyebabkan makanan duduk lebih lama di dalam perut. Hal tersebut jutru membuat lapisan perut akan terpapar lebih banyak lagi asam lambung.

Gastritis bahaya makan terlalu cepat
Gastritis via pexels.com/@olly

5. Proses Pencernaan Melambat

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, makan terlalu cepat memungkinkan makanan belum dikunyah secara sempurna. Bahaya makanan terlalu cepat tersebut adalah proses pencernaan yang melambat.

Sistem pencernaan dipaksa untuk bekerja lebih keras untuk mencerna makanan. Lambung dan usus beserta enzim-enzim harus bersusah payah guna mengolah santapan yang kamu makan terburu-buru.

Makanan yang tak dikunyah secara sempurna tersebutlah yang jadi penyebabnya. Dengan begitu, proses pencernaan dan juga penyerapan makanan akan memakan waktu yang jauh lebih lama.

Pencernaan melambat bahaya makan terlalu cepat
Pencernaan melambat via Getty Images

Baca Juga: Menyegarkan Dan Menyehatkan, Simak 10 Manfaat Yakult Untuk Kesehatan Yang Jarang Diketahui Orang


6. Sindrom Metabolik

Sindrom metabolik menjadi bahaya makan terlalu cepat lainnya. Sindrom metabolik sendiri adalah sekelompok faktor yang tak hanya meningkatkan risiko diabetes tetapi juga penyakit jantung dan stroke.

Sebuah studi menyebutkan bahwa pemakan cepat yang diteliti lebih mungkin mengembangkan sindrom metabolik. Hal tersebut berbanding terbalik dengan mereka yang makin secara perlahan.

Secara khusus, orang yang makan cepat cenderung memiliki lingkar pinggang yang besar dan HDL rendah. Keduanya adalah dua faktor risiko yang membuat sindrom metabolik dan juga pertanda penyakit jantung.

Sindrom Metabolik bahaya makan terlalu cepat
Sindrom Metabolik via larastock.com/sunabesyou

7. Asam Lambung Naik

Bagi penderita penyakit asam lambung atau GERD, ada baiknya jika kamu mulai dari sekarang untuk mengunyah makananmu secara perlahan. Pasalnya, makan cepat justru mampu penyakitmu kambuh.

Bahaya makan terlalu cepat ini dapat meningkatkan aliran balik asam lambung ke kerongkongan setelah makan. Hal inilah yang menyebabkan kambuhnya GERD ditandai dengan nyeri ulu hati dan sesak napas.

Jika kebiasaan tersebut tidak cepat diperbaiki, ada kemungkinan terburuk yang tentu kamu tak inginkan. Mulai dari komplikasi seperti penyempitan dan kerongkongan adalah beberapa di antaranya.

Asam Lambung Naik bahaya makan terlalu cepat
Asam Lambung Naik via shutterstock

Baca Juga: Sedang Menjalankan Program Diet? Yuk Coba Konsumsi 7 Buah Untuk Menurunkan Berat Badan Ini!


8. Diabetes

Diabetes merupakan salah penyakit diam-diam begitu mematikan. Berbagai cara bisa dilakukan guna mengurangi risiko penyakit tersebut. Salah satunya adalah dengan tidak makan secara terburu-buru.

Pasalnya, salah satu bahaya makan terlalu cepat justru meningkatnya risiko diabetes. Hal tersebut bisa terjadi karena kemungkinan porsi makan terlalu cepat lebih banyak dibandingkan yang seharusnya.

Walaupun begitu, pengaruh makanan terlalu cepat terhadap diabates bisa dibilang tidak langsung. Dengan makan banyak, membuat risiko resistensi insulin tinggi yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2 seiring waktu.

Diabetes bahaya makan terlalu cepat
Diabetes via pexels.com/@wdnet

9. Penyakit Jantung

Bahaya makan terlalu cepat terakhir adalah meningkatnya risiko penyakit jantung. Risiko penyakit mematikan tersebut menjadi akumulasi dari bahaya-bahaya lainnya dari makan terlalu cepat.

Bahkan, studi dari American Heart Association 2017 membuktikannya. Pada penelitian tersebut, orang yang makan buru-buru berisiko tinggi sindro metabolik yang menyebabkan penyakit kardiovaskular.

Tak hanya itu saja, beberapa penyakit mematikan lainnya pun risikonya meningkatkan. Sebut saja tekanan darah tinggi hingga stroke. Untuk itu, sangat disarankan untuk makan dengan kondisi tenang.

Penyakit jantung bahaya makan terlalu cepat
Penyakit jantung via pexels.com/@freestocks

Tenangkan Dirimu dengan Staycation di Bobobox

Ingin menenangkan diri di tengah situasi yang tak menentu? Tenangkan dirimu dengan staycation di Bobobox. Hotel kapsul ini menawarkan fasilitas keren seperti lampu LED yang siap memberikan suguhan bersantai yang berkualitas.

Informasi lebih lanjutnya bisa kamu dapat di aplikasi Bobobox yang bisa diunduh di sini.

bobobox kebayoran baru

You might also like