Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Kenali Asal-Usul Baturraden, Tempat Berbagai Destinasi Wisata Hidden Gem Jawa Tengah!

Kisah cinta beda kasta

Cerita rakyat sudah lama menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Masyarakat zaman dahulu umumnya menyampaikan cerita tersebut dengan menggunakan bahasa daerah masing-masing dari generasi ke generasi sehingga cerita-cerita tersebut pun terus hidup hingga sekarang. Salah satu tema paling populer adalah asal usul nama sebuah tempat atau daerah. Berhubungan dengan itu, kali ini Bob hadir untuk mengajak kamu mengenal lebih dalam tentang asal usul salah satu tempat di Jawa Tengah, yaitu Baturraden. Bagaimana sih asal usul Baturraden ini? Yuk, simak lebih lanjut!

Di Mana Baturraden?

via joss.co.id

Sebelum mengetahui bagaimana asal usul Baturraden, kamu tentu perlu tahu apa dan di mana tempat ini berada. Baturraden atau Baturaden merupakan sebuah kecamatan yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Kecamatan ini berjarak sekitar 15 km dari pusat kota Purwokerto di arah utara. Saat Purwokerto masih berstatus sebagai kota administratif, sebagian wilayah Baturraden merupakan bagian dari Purwokerto. Karena itu, tidak sedikit yang kerap menyebut kecamatan tersebut dengan nama Baturraden, Purwokerto.

Kecamatan Baturraden ini berada di ketinggian sekitar 300 mdpl dan sebagian besar wilayahnya berupa hutan. Karena itu, tidak heran jika suhu di kawasan ini selalu sejuk dan menyegarkan.

Berlokasi di kaki Gunung Slamet, kawasan sekitar Baturraden pun menyimpan berbagai wisata alam dan hidden gem menarik pasti membantu menyegarkan tubuh dan mengusir penat kamu. Selain keindahan alam dan pegunungannya, kawasan Baturraden juga menawarkan wisata kebudayaan dan kesenian tradisional lokal yang sayang untuk kamu lewatkan.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Lokawisata Baturraden
  • Kebun Raya Baturraden
  • Desa Wisata Ketenger
  • Curug Telu
  • Telaga Sunyi
  • Bumi Perkemahan Wana Wisata Baturraden
  • Small World (Taman Miniatur Dunia)
  • Pancuran Telu yang memiliki tiga pancuran air panas alami
  • Pancuran Pitu yang memiliki tujuh pancuran air panasi alami
  • Baturraden Adventure Forest
  • Curug Bayan
  • Curug Bidadari
  • Taman Wisata Widya Kaloka

Baca Juga: Mitos di Balik Keindahan: Legenda Air Terjun Coban Rondo yang Memesona


Asal Usul Baturraden

via topwisata.info

Kisah Cinta Beda Kasta

Asal usul Baturraden berkenaan dengan legenda atau cerita rakyat yang cukup populer di kalangan masyarakat. Legenda tersebut berisikan kisah cinta beda kasta yang terhalang restu orang tua.

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, asal usul Baturraden ini bermula dari kisah cinta antara Suta dan seorang putri raja. Di sebuah kerajaan di Jawa Tengah, hiduplah seorang pelayan yang bertugas menjaga kuda-kuda milik raja. Ia bernama Suta.

Suta ini seringkali berjalan-jalan setelah ia menyelesaikan tugasnya tersebut. Suatu hari, saat ia tengah berjalan di dekat danau, ia mendengar teriakan seorang wanita.

Dengan sigap, ia pun segera mencari sumber suara tersebut dan akhirnya tiba di dekat sebuah pohon. Jeritan tersebut rupanya berasal dari putri raja yang ketakutan karena keberadaan seekor ular besar di hadapannya.

Melihat hal itu, Suta sebenarnya sama-sama takut. Namun, ia lebih khawatir dengan keselamatan sang putri hingga akhirnya ia pun mengambil sebuah kayu dan memukulkannya pada kepala ular. Ular tersebut kemudian mendesis kesakitan dan akhirnya mati.

Sang putri pun mengucapkan rasa terima kasihnya atas pertolongan Suta. Mereka kemudian berkenalan dan semenjak saat itu mereka pun berteman baik hingga tumbuhlah benih-benih cinta di antara keduanya.


Baca Juga: Simak Fakta Seputar Dewi Penguasa Lautan Mitologi Indonesia Berikut Ini


Perjuangan yang Tidak Sia-Sia

via camerawisata.com

Suatu hari, sang putri meminta Suta untuk menghadap ayahnya, sang raja, untuk meminta izin menikahi dirinya. Sayang, sang raja sangat murka mendengar rencana tersebut. Menurutnya, status Suta sebagai seorang pelayan tidak bisa disandingkan dengan seorang putri. Ia pun tak segan-segan menjebloskan Suta ke penjara sebab sudah lancang meminta menikah dengan putrinya.

Di dalam penjara, keadaan Suta begitu memprihatinkan. Selain tidak diber makan, Suta juga harus bertahan dalam penjara yang gelap serta bagian bawah yang digenangi air. Mendengar kabar tersebut, sang putri pun menyusun rencana untuk membantu Suta melarikan diri dari penjara. Ia pun mengirim orang kepercayaannya untuk membebaskan Suta.

Saat orang tersebut menjemput Suta, sang putri menunggu di pintu belakang kerajaan bersama seekor kuda. Setelah kedatangan Suta yang dipapah oleh orang kepercayaan sang putri, keduanya pergi jauh dari istana.

Agar tidak dikenali, mereka pun menyamar menjadi orang biasa lalu tinggal di dekat sungai di lereng Gunung Slamet. Di sanalah mereka menikah dan memulai kehidupan baru sebagai sebuah keluarga.


Baca Juga: Simak Mitos Di Indonesia Yang Banyak Orang Percayai Berikut Ini!


Akhir Tragis Bak Kisah Romeo dan Juliet

via visitjawatengah.jatengprov.go.id

Kisah tentang asal usul Baturraden rupanya tidak berakhir sampai situ saja. Setelah menikah dan dikaruniai anak pertama, keberadaan sepasang suami istri itu rupanya terendus oleh prajurit kerajaan. Sang ayah pun akhirnya berhasil menemukan putrinya kembali dan terus memaksa agar putrinya pulang ke istana.

Di sisi lain, Suta dan sang putri terus menolak keinginan raja tersebut hingga akhirnya kesabaran sang raja habis. Pertempuran pun tidak terelakan hingga Suta meregang nyawa akibat tusukan keris raja.

Sang putri tentu marah besar dan begitu terluka melihat pujaan hatinya terbunuh di depan mata. Dengan sisa kekuatannya, ia merebut keris sang ayah lalu membunuh diri dengan menancapkan senjata tajam tersebut ke tubuhnya. Kisah cinta yang berakhir dengan kematian sepasang kekasih ini mungkin mengingatkan kamu pada kisah tragis Romeo dan Juliet karya William Shakespeare.

Lalu, bagaimana dengan sang anak? Konon, karena kemarahannya, sang raja marah dan membunuh keturunan pasangan kekasih tersebut lalu memakamkannya di lereng Gunung Slamet.

Tempat Suta dan sang putri memulai keluarga mereka tersebut kemudian dinamai Baturraden. Penamaannya sendiri berasal dari kata batur dan raden. Batur memiliki arti pelayan, pembantu atau pesuruh sementara raden berarti mulia atau mengacu pada gelar kebangsawanan. Begitulah cerita di balik asal usul Baturraden serta penamaannya.

Akibat cerita asal usul Baturraden yang tragis tersebut, beredarlah mitos putus cinta terkait wisata di kawasan ini. Masyarakat setempat meyakini bahwa sepasang kekasih yang datang ke Baturraden, tak lama hubungan keduanya akan kandas. Selain itu, pasangan yang sudah tahu tentang mitos ini dan sengaja datang ke Baturraden diyakini tengah dalam keadaan yang pelik. Dengan berkunjung ke Baturraden, mereka seolah tengah menguji apakah hubungan mereka layak bertahan atau tidak.

Menyatu dengan Alam Bersama Bobocabin

Bobocabin kini hadir menawarkan kenyamanan cabin modern dengan kesejukan perbukitan Baturraden, Purwokerto. Mengusung konsep futuristik lengkap dengan teknologi  Internet of Things, Bobocabin siap menemani kamu merasakan tenangnya alam dalam balutan teknologi canggih. Kabin-kabin yang tersedia pun telah dilengkapi dengan fasilitas khas Bobocabin seperti Smart Window dan B-Pad.

Untuk masalah internet, kamu tidak perlu khawatir. Bobocabin tentunya sudah menyediakan Wi-Fi kencang untuk memperlacar semua kegiatan daring kamu! Untuk melengkapi keseruan kamu di tengah alam, Bobocabin juga melengkapi diri dengan fasilitas campire & barbeque hingga entertainment (board games dan proyektor film). Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, unduh dulu aplikasi Bobobox di sini!

You might also like