Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Kenali Apa Itu Sleep Texting, Salah Satu Gangguan Tidur yang Paling Unik

Kamu pernah nggak inget kirim SMS pas tidur? Mungkin sleep texting penyebabnya

Kamu mungkin sudah kenal dengan istilah tidur sambil berjalan atau mengigau. Namun, ada gangguan tidur lain yang disebut sebagai sleep texting. Namun, apa itu sleep texting?

Sleep texting terjadi saat kamu mengirim atau membalas pesan ketika tidur. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu sleep texting, penyebab, dan cara mengatasinya, simak terus di sini ya.

Apa itu sleep texting?

apa itu sleep texting
Photo by Kinga Cichewicz on Unsplash

Sederhananya, apa itu sleep texting adalah keadaan di mana kamu mengirim pesan saat sedang tidur. Biasanya, apa itu sleep texting lebih sering terjadi pada orang yang membalas pesan.

Notifikasi yang muncul dari telepon genggam akan membangunkan kamu dan tanpa sadar kamu merespons terhadap pesan tersebut. Namun, ketika bangun kamu tidak menyadari telah mengirim sebuah pesan.

Bukan tidak mungkin apa itu sleep texting terjadi pada orang yang mengirim pesan pertama kali. Namun, kasus untuk hal tersebut sangat jarang terjadi.

Apa itu sleep texting bukanlah sebuah kondisi tunggal. Gangguan ini merupakan bagian dari parasomnia. Itu adalah istilah yang digunakan untuk kebiasaan tidak wajar yang terjadi saat sedang tidur, mau tidur, dan bangun tidur.

BACA JUGA: Susah Tidur? Coba 7 Posisi Tidur Paling Nyaman Menurut Netizen Ini Yuk!

Penyebab sleep texting

apa itu sleep texting
Photo by Andisheh A on Unsplash

Menurut situs Sleep Foundation, hingga saat ini belum ada penelitian yang mempelajari secara dalam tentang apa itu sleep texting.

Namun, penelitian mengenai parasomnia lain bisa menjadi acuan untuk menentukan penyebab dari apa itu sleep texting.

Apa itu sleep texting bisa saja terjadi pada dua fase tidur, keadaan rapid eye movement (REM) atau non rapid eye movement (NREM).

REM

Rapid eye mmovement adalah fase unik dalam tidur. Fase ini ditandai dengan gerakan mata yang cepat secara acak dan diikuti dengan otot yang melemah di seluruh tubuh.

Biasanya, fase REM terjadi 90 menit setelah kamu tertidur dengan periode pertama berlangsung 10 menit. Kemudian, setiap tahap REM akan menjadi lebih lama dan yang terakhir dapat berlangsung hingga satu jam.

Dalam fase ini, detak jantung dan pernapasan kamu akan semakin cepat. REM juga merupakan kondisi saat orang yang tidur cenderung untuk bermimpi dengan jelas.

BACA JUGA: Insomnia? Coba Dengerin 7 Rekomendasi Lagu K-Pop Pengantar Tidur Ini!

NREM

NREM memiliki tiga fase. Setiap fase dapat berlangsung dari 5 hingga 15 menit. Fase ini akan kamu lewati sebelum akhirnya mencapai REM.

Fase 1: Mata tertutup namun kamu masih mudah untuk terbangun. Fase ini dapat berlangsung selama 5 hingga 10 menit.

Fase 2: Kamu berada dalam kondisi tidur ringan. Detak jantung melambat dan suhu tubuh turun. Di fase ini, tubuhmu sedang bersiap untuk tidur nyenyak. Fase ini bisa berlangsung selama 10-25 menit.

Fase 3: Di fase ini, kamu akan tidur nyenyak. Biasanya, kam akan lebih sulit untuk dibangunkan dan jika kamu terbangun, kamu akan merasa bingung selama beberapa menit.

Selama tahap dalam tidur NREM, tubuh memperbaiki dan menumbuhkan kembali jaringan, membangun tulang dan otot, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Faktor penyebab sleep texting

apa itu sleep texting
Photo by Nate Smith on Unsplash

Apa itu sleep texting bisa terjadi di kedua fase REM da NREM, tergantung kondisi setiap orang yang mengalaminya. Meskipun begitu, ada faktor lain yang bisa memengaruhi apa itu sleep texting.

  • Anggota keluarga dekat yang mengalami parasomnia
  • Demam
  • Gangguan lainnya seperti gangguan pernapasan saat tidur dan gangguan gerakan anggota tubuh berkala
  • Konsumsi alkohol
  • Kurang tidur
  • Obat penenang
  • Stres
  • Suara eksternal
  • Usia

BACA JUGA: Hati-Hati Tidak Bisa Tidur! Ini Dia 7 Komik Horor Paling Menyeramkan Yang Sukses Membuat Pembacanya Merinding.

Bagaimana cara mengatasi sleep texting?

apa itu sleep texting
Photo by Lux Graves on Unsplash

Meskipun penyebab apa itu sleep texting belum bisa dipastikan secara ilmiah, penanganan parasomnia lain bisa juga diterapkan untuk sleep texting.

Apa itu sleep texting biasanya bukan masalah serius. Kondisi ini tidak menyebabkan gangguan kesehatan lain. Namun, kamu bisa saja terkena masalah lain akibat salah mengirim pesan. Soalnya, orang yang mengalami sleep texting biasanya tidak sadar bahwa ia mengirim pesan saat tidur.

Untuk menangani apa itu sleep texting, sebaiknya kamu pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan profesional. Akan tetapi, kamu juga bisa memulai dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan saat mau tidur.

BACA JUGA: Tidak Bermimpi? Hati-Hati, Mungkin Kamu Kurang Tidur Atau Depresi!

Matikan telepon

Sebelum tidur, untuk menghindari apa itu sleep texting, sebaiknya kamu matikan ponsel atau ubah ke dalam mode pesawat.

Selain itu, kamu juga bisa mematikan suara dan notifikasi, menjauhkan ponsel dari tempat tidur, dan menghindari menggunakan ponsel beberapa jam sebelum tidur.

Tidur yang cukup

Parasomnia dapat dipicu oleh kurang tidur, termasuk apa itu sleep texting. Oleh karena itu, kamu perlu tidur yang cukup untuk mencegahnya. Cobalah untuk tidur delapan sampai 10 jam setiap malam.

Selain berpotensi mencegah apa itu sleep texting, tidur yang cukup juga membantu kamu merasa cukup istirahat dan menjaga kesehatan.

Periksa obat-obatan yang kamu konsumsi

Jika kamu sedang mengonsumi obat, sebaiknya cek kembali kandungannya dan konsultasikan dengan dokter. Siapa tahun obat yang kamu minum bisa menjadi penyebab apa itu sleep texting.

Obat penenang dan suplemen dapat meningkatkan risiko parasomnia. Jika saat ini kamu sedang mengonsumsi obat penenang, cari tahu apakah ada alternatif lain yang bisa kamu konsumsi.

Jika memiliki gangguan tidur lain, segera tangani

Apabila kamu telah didiagnosis dengan gangguan tidur lain, kemungkinan untuk mengalami apa itu sleep texting juga cukup besar. Oleh karena itu, coba untuk tangani gangguan tidur yang pernah kamu alami terlebih dulu.

BACA JUGA: Simak 7 Tips Tidur Siang Agar Kamu Bisa Dapatkan Manfaat Optimalnya

Cukupi kebutuhan tidur dengan staycation di Bobobox

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, salah satu cara untuk menangani sleep texting adalah dengan mendapatkan tidur yang cukup. Nah, kalau kamu tidak bisa tidur dengan tenang di rumah, sedikit staycation mungkin bisa membantu meningkatkan kualitas tidur.

Di mana lagi tempat staycation yang nyaman dan aman kalau bukan di Bobobox?

Bobobox adalah hotel capsule Jakarta yang bisa bikin kamu bebas dari stres. Suasana tenang dan hening akan kamu dapatkan saat masuk ke pod-nya. Desainnya yang modern juga enak untuk dinikmati, apalagi buat kamu yang suka foto-foto.

Nggak percaya? Tenang. Supaya kamu punya gambaran yang lebih jelas soal pengalaman menginap yang lebih nyata, kamu bisa lho keliling-keliling di pods Bobobox lewat 360° virtual tour bareng Bob. Kamu bisa membuktikan sendiri sebelum dateng langsung ke tempatnya.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo menginap di Bobobox dan lupakan stres untuk sejenak.

You might also like