Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Mengenal Lebih Jauh Soal Apa itu Badai Sitokin, Penyakit yang Menyerang Deddy Corbuzier

Bisa meningkatkan kematian!

Bobobox.co.id — Setelah dua minggu hiatus dari media sosial dan juga siniarnya, Deddy Corbuzier muncul pertama kali pada 22 Agustus. Ia pun akhirnya membeberkan alasan mengapa ia menghilang.

Salah satu yang ia tekan adalah soal penyakit yang ia derita. Ia pun menyebutkan badai sitokin sebagai penyakit yang di mana hampir merenggang nyawanya seperti yang Deddy Corbuzier sampaikan pada siniarnya.

Berbicara soal penyakit tersebut, masih banyak orang yang mengetahui apa itu badai sitokin. Oleh karenanya, Bob akan membahas mengenai penyakit yang bisa meningkatkan risiko kematian orang yang menderita penyakit tersebut.

Tak usah berlama-lama lagi, langsung saja simak ulasan Bob mengenai apa itu badai sitokin. Selain penjelasan soal penyakitnya, Bob pun membahas cara pencegahan, gejala, dan juga penanganan pasien badai sitokin.

Berikut adalah Ulasan Mengenai Apa itu Badai Sitokin

Seputar Apa Itu Badai Sitokin

Pembahasan pertama akan menjelaskan mengenai apa itu badai sitokin. Saat ini sendiri, rasanya masih banyak orang yang belum mengetahui tentang apa itu badai sitokin sebenarnya yang menyerang Deddy Corbuzier.

Untuk itu, Bob akan memberikan gambaran mengenai apa itu badai sitokin. Badai sitokin, atau dikenal juga cytokine storm, adalah kondisi saat tubuh memproduksi sitokin terus menerus hingga kerja sitokin tak terkendali.

Sitokin sendiri merupakan protein pembawa pesan pada sistem kekebalan tubuh. Pada kondisi normal, sitokin akan bergerak menuju jaringan yang sedang terinfeksi. Namun, kondisi tersebut berbeda saat badai sitokin.

Alih-alih melawan virus, sitokin ini justru menyerang organ atau jaringan. Padahal, virus yang berusaha dilumpuhkan sudah tidak ada dalam tubuh. Kondisi tersebut justru menyebabkan timbulnya peradangan.

Tak hanya itu, organ pun rusak dan kondisi pasien bisa dengan cepat memburuk. Sitokin ini bisa meningkatkan risiko kematian karena badai sitokin ini mampu memicu kematian sel dan juga organ.

apa itu badai sitokin
Apa itu badai sitokin via FrankundFrei/Pixabay

Baca Juga: Mag Kerap Kambuh? Coba 10 Obat Mag Alami Ini Yang Aman Di Perut


Gejala Badai Sitokin

Pembahasan mengenai fakta apa itu badai sitokin selanjutnya akan berkaitan dengan gejala. Setelah mengetahui apa itu badai sitokin, kamu tentu wajib mengetahui gejala agar bisa melakukan pencegahan lebih dini.

Secara umum, gejala badai sitokin pada pasien penderita Covid-19 sama seperti gejala saat terinfeksi pertama kali Covid-19. Namun, gejala pada orang yang terinfeksi badai sitokin akan jauh lebih berat lagi.

Untuk itu, gejala yang akan muncul pada umumnya adalah sesak napas dan demam namun lebih parah. Disamping itu, badai sitokin pun menyebabkan berbagai gejala yang perlu kamu ketahui di samping dua gejala sebelumnya.

Berbagai gejala tersebut adalah kedinginan, kelelahan, pembekakan di tungkai, mual dan muntah, dan batuk. Tak hanya itu, gejala lainnya bisa berupa sakit kepala, nyeri otot, ruam kulit, kejang, dan sulit kendalikan gerakan.

Jika kamu merasakan gejala tersebut, sesegera mungkin untuk datang ke dokter terdekat. Hal tersebut pun berlaku jika kamu melihat gejala-gejala di atas terjadi pada keluarga terdekat yang ada di rumah.

Gejala badai sitokin apa itu badai sitokin
Gejala badai sitokin via Pixabay/CC0 Public Domain

Baca Juga: Indra Penciuman Hilang Akibat Anosmia? Simak 7 Cara Menyembuhkan Anosmia Berikut Ini


Penanganan Bagi Orang yang Terkena Badai Sitokin

Pembahasan mengenai apa itu badai sitokin adalah berkaitan dengan penanganan. Setelah mengetahui gejalanya, kamu pun wajib mengetahui bagaimana penanganan bagi seseorang yang menderita badai sitokin.

Biasanya, dokter akan memberikan penanganan terhadap pasien badai sitokin berdasarkan gejala yang timbul. Tiap pasien memungkin untuk berbeda soal gejala yang mereka rasakan saat terjangkit penyakit ini.

Nah, jika pasien mengalami demam, dokter akan memberikan obat penurun demam. Hal tersebut berlaku jika pasien mengalami kesulitan bernapas, pasien tersebut akan dipakaikan ventilator.

Jika tingkat gejalanya parah, pasien pun memerlkukan perawatan di unit perawatan intensif (ICU). Langkah yang dilakukan dokter pada awalnya adalah memantau tanda-tanda vital meliputi tekanan darah, denyut nadi, dan lainnya.

Setelah itu, barulah pemasangan ventilator dan pemberian cairan melalui infus. Lalu, adanya pemantauan kadar elektrolit, pencucian darah, dan juga pemberian obat anankinra atau tocilizumab untuk hambat aktivitas sitokin.

Penanganan badai sitokin apa itu badai sitokin
Penanganan badai sitokin via pexels.com/@gustavo-fring

Cara Cegah Badai Sitokin

Pembahasan mengenai apa itu badai sitokin berlanjut membahas cara mencegah. Seperti pepatah mengatakan, lebih baik mencegah dibanding mengobati. Pencegahan menjadi cara jitu guna menghindarkanmu dari penyakit ini.

Salah satu cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan tidak membiarkan infeksi tersebut terlalu lama. Mengantisipasi sejak awal saat gejala muncul pertama kali jadi kunci utama.

Penanganan yang dimaksud pun termasuk ketepatan dan kecepatan pengendalian. Di samping itu, menstabilkan komorbid menjadi kunci sehingga tubuh bisa membersihkan infeksi lebih cepat dan efektif.

Hal lain yang perlu digarisbawahi terkait cara cegah badai sitokin adalah pola pikir. Sangat diperlukan pola pikir tak larut dalam kekecewaan jika kamu terpapar Covid-19 dan memiliki pola hidup yang sehat.

Pasalnya, pola hidup sehat seperti mengatur pola makan, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup bermanfaat untuk tubuh. Salah satunya adalah membantu dalam mempercepat proses pemulihan tubuh yang terinfeksi virus.

Cara cegah badai sitokin apa itu badai sitokin
Cara cegah badai sitokin via pexels.com/@anete-lusina

Baca Juga: Apa Itu Psoriasis? Kenali Gejala Dan Cara Pengobatannya!


Hal Lain yang Perlu Kamu Ketahui

Pembahasan terakhir terkait tentang apa itu badai sitokin adalah berbagai fakta-fakta di samping poin yang sudah Bob bahas. Fakta yang dimaksud berkaitan dengan banyak hal yang pastinya perlu kamu ketahui.

Misalkan saja, masih diperlukannya penelitian lebih lanjut soal penanganan. Hingga saat ini, masih belum ada penanganan yang memuaskan bagi pasien penderita Covid-19 yang mengalami badai sitokin.

Hal tersebut sama seperti halnya penanganan pasien Covid-19 dengan gejala berat. Untuk itu, memperketat protokol kesehatan bakal memberi peranan penting dalam mencegahmu terinfeksi kedua penyakit tersebut.

Selain itu, kamu pun perlu mewaspadai mengenai dampak bahaya yang mungkin terjadi. Seperti yang disinggung sebelumnya, badai sitokin bisa menyebabkan kematian sebagian besar sel pada tubuh.

Saat sitokin menggerogoti paru-paru, organ tersebut tidak bisa putih. Hal tersebut memungkinkan paru-paru rusak dan sindrom gangguan pernapasan akut akan terjadi. Implikasinya, organ lain mulai gagal berfungsi.

Badai sitokin apa itu badai sitokin
Badai sitokin via klikdokter.com

Tak Usah Ragu untuk Menginap di Bobobox

Masa PPKM seperti ini memungkinkanmu untuk ragu dalam memilih tempat menginap di luar rumah. Namun, kamu tak perlu khawatir dan ragu jika kamu memutuskan untuk menginap di Bobobox.

Pasalnya, setiap harinya, tiap pod dijaga soal kebersihannya setelah tamu sebelumnya check out. Dengan begitu, kamu tak perlu mengkhawatirkan soal kebersihan dari pod yang kamu pesan untuk menginap.

Untuk informasi dan pemesanan, unduh aplikasi Bobobox di sini.

Bob tunggu kehadiranmu menginap di Bobobox terdekat, ya!

bobobox luas

You might also like