Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat? Berikut Penjelasan dan Tipsnya!

Penjelasan mengenai keamanan dan tips bagi ibu hamil yang akan naik pesawat.

Naik pesawat tentu memiliki risiko tersendiri seperti halnya moda transportasi lain. Jangankan ibu hamil, penumpang biasa pun bisa jadi mengalami beberapa gangguan ringan saat naik pesawat. Namun umum diketahui bahwa ibu hamil memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami gangguan ringan hingga risiko yang paling berat yaitu keguguran.

Gangguan yangbiasa dialami ibu hamil diantaranya berupa kram dan pembengkakan kaki saat pesawat terbang diatas 3 hingga 5 jam. Beberapa gangguan serius diantaranta seperti pembekuan darah atau sering disebut dengan blood clots/thrombosis. Gejala blood clots adalah bagian belakang kaki terutama di bawah lutut mengalami pembengkakan, nyeri, dan berwarana kemerahan. Hal ini terjadi karena kurang lancarnya peredaran darah terutama saat duduk terlalu lama.

naik pesawat

Cara Mencegah Kram Hingga Blood Clots

Kenakan compression stockings (flight socks). Ini adalah sejenis stocking khusus yang biasa dipakai selama penerbangan. Stocking ini bisa kamu beli di apotek. Kenakan stocking ini mulai dari bangun pagi sebelum terbang sampai tiba di tujuan.

Bangunlah dari kursi dan berjalan-jalan sedikit selama 4-5 menit setiap satu jam penerbangan. Lakukan peregangan sederhana mulai dari menggerakkan leher, bahu hingga ujung kaki saat duduk juga dapat membantu mengurangi risiko kram dan blood clots.

Ibu hamil sangat dianjurkan berkonsultasi dengan dokternya sebelum memesan tiket naik pesawat, terutama jika sebelumnya pernah menderita beberapa hal ini:

  • Pendarahan
  • Kencing manis (diabetes)
  • Rasa mual berlebihan
  • Pernah keguguran
  • Pernah melahirkan terlalu dini
  • Hipertensi/darah tinggi

Kapan Sebaiknya Ibu Hamil Naik Pesawat?

Usia kehamilan 14 hingga 27 minggu merupakan usia kandungan terbaik bagi ibu hamil untuk naik pesawat. Hal ii dikarenakan setelah usia kehamilan 14 minggu ibu hamil sudah melewati masa-masa mual yang berat dan sudah lebih kuat secara fisik.

Oleh karena itu disarankan sebelum usia kandungan mencapai 14 minggu sebaiknya ibu hamil tidak naik pesawat. Terutama di usia awal kandungan ibu hamil cenderung masih sering mengalami mual dan pusing. Hal ini tentu bisa menimbulkan gangguan lainnya jika dipaksakan. Jika sudah begini maka risiko keguguran juga akan cenderung lebih tinggi jika naik pesawat di usia awal kehamilan.

Ibu hamil tidak diperbolehkan untuk naik pesawat saat usia kehamilan di atas 36 minggu. Jika yang dikandung adalah kembar maka batasnya menjadi 32 minggu. Batas usia kandungan tersebut diukur bukan dari tanggal keberangkatan naik pesawat namun dari tanggal penerbangan pulang.

Pada Hari Keberangkatan dan Saat Naik Pesawat

  • Sampai di bandara jauh lebih awal akan lebih baik agar ibu hamil lebih santai saat harus melalui proses check-in dan security. Jika terburu-buru di khawatirkan ibu hamil merasa stress,
  • Jika memungkinkan pilihlah tempat duduk di dekat lorong/aisle sehingga memudahkan ibu hamil untuk keluar masuk saat peregangan atau saat pergi ke toilet.
  • Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman, sepatu yang nyaman, dan compression stockings.
  • Gunakan seatbelt atau sabuk pengaman tepat di bawah perut.
  • Perbanyak minum air.
  • Hindari minuman yang menyebabkan dehidrasi seperti kopi dan teh terutama yang mengandung alkohol.

Kesalamatan penumpang saat naik pesawat itu penting. Ibu hamil sebaiknya menyiapkan semua halnya jauh-jauh hari sebelum memesan tiket pesawat dengan memperhitungkan usia kandungan. Jangan lupa agar ibu hamil dapat tetap prima harus diimbangi dengan istirahat yang maksial. Kamu bisa beritirahat di bobobox yang kini hadir di beberapa kota di Indonesia. Unduh aplikasi Bobobox untuk informasi mengneai promo menariknya.

kualitas tidur

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.