Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Hati-hati! Ini Dia 10 Mindset Salah Kaprah Fresh Graduate Dalam Memilih Pekerjaan

Jangan sampai salah pilih pekerjaan, ya. Semangat!

Banyak hal yang dapat dilakukan setelah kita berhasil menyelesaikan studi. Sebagian mungkin akan meneruskan studinya, sebagian akan menikah, dan sebagian lagi mungkin menjadi pengusaha.

Namun, sebagian besar dari fresh graduate akan memilih untuk langsung mencari pekerjaan. Namun, terkadang ada saja mindset salah kaprah fresh graduate dalam memilih pekerjaan.

kesalahan dalam memilih pekerjaan

(Photo by @TimaMiroshnichenko via Pexels)

1. Mengirim Lamaran Tidak Sesuai Kualifikasi

Bagi kamu para fresh graduate, mengirim lamaran tidak sesuai dengan kualifikasi biasanya menjadi kesalahan dalam memilih pekerjaan yang paling umum terjadi. Banyak faktor yang bisa memicu hal ini, salah satunya adalah tuntutan untuk segera bekerja.

Ini menjadikan kamu terlalu terburu-buru dan asal memilih pekerjaan, karena yang penting “asal kerja dulu”. Padahal, posisi yang ditawarkan sebenarnya tidak sesuai dengan passion atau bahkan dengan gelarmu.

Meskipun kamu bisa belajar saat terjun langsung di bidang tersebut, namun kesalahan dalam memilih pekerjaan ini tidak bisa dianggap sepele. Sebab, akan ada banyak hal yang tidak berjalan optimal jika kamu bekerja tidak sesuai bidang yang kamu kuasai.

2. Hanya Mengandalkan Situs Pencari Kerja

Meskipun dalam situs pencari kerja tersedia begitu banyak lowongan kerja, namun sebaiknya kamu tidak mengandalkan satu jalan saja. Ini juga merupakan sebuah kesalahan dalam memilih pekerjaan, sebab kamu berpikir bahwa kamu bisa mendapat pekerjaan sendiri tanpa bantuan orang lain.

Sebenarnya hal ini tidak salah dan sah-sah saja, karena mungkin kamu tidak ingin membebani orang lain dalam prosesmu menjadi job seeker. Namun, perlu kamu ingat, bahwa memperluas networking menjadi hal yang sangat penting untuk kamu mendapatkan pekerjaan.

Jika jaringanmu luas, maka kamu akan mudah mendapatkan informasi lowongan pekerjaan atau bahkan mendapat rekomendasi. Itulah sebabnya networking merupakan hal yang sangat mahal.

3. Memiliki Idealisme Terlalu Tinggi

Banyak fresh graduate yang memiliki idealisme tinggi dalam mencari pekerjaan yang diinginkannya. Contohnya seperti hanya ingin bekerja di instansi pemerintah atau di perusahaan multinasional saja.

Sebenarnya sah-sah saja untuk memiliki idealisme dan prinsip dalam mencari pekerjaan. Namun, hal ini akan menjadi suatu kesalahan dalam memilih pekerjaan jika kamu terlalu memaksakan dan kurang fleksibel.

Untuk menghindari kesalahan dalam memilih pekerjaan semacam ini, alangkah baiknya jika kamu bisa lebih fleksibel dan menyambut kesempatan apapun yang datang. Meskipun kesempatan yang datang bukanlah yang kamu impikan, namun kesempatan itu tetap akan memberikan pengalaman berharga dan nilai plus bagi dirimu.

kesalahan dalam memilih pekerjaan

(Photo by @TimaMiroshnichenko via Pexels)

4. Menyepelekan Value Diri

Kesalahan dalam memilih pekerjaan seperti ini lumayan sering terjadi pada kamu para fresh graduate. Meski kamu memang mungkin belum berpengalaman karena baru saja lulus kuliah, namun jangan sampai ini membuatmu kurang menghargai value dirimu.

Hanya karena kamu minder sebagai lulusan baru yang belum punya pengalaman, bukan berarti kamu harus melamar pekerjaan yang kriterianya lebih rendah daripada gelar pendidikanmu atau menerima kesepakatan gaji yang kecil di bawah standar gaji posisi tersebut.

Maka dari itu, untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam memilih pekerjaan semacam ini, kamu harus mengetahui value dirimu. Jika kamu menghargai value dirimu, maka perusahaan tempatmu melamar pekerjaan pun pasti akan bertindak yang sama.

5. Tidak Memiliki Pengetahuan tentang Perusahaan dan Posisi yang Dilamar

Kesalahan dalam memilih pekerjaan semacam ini harus banget kamu hindari. Sebab, ini adalah salah satu kesalahan dalam memilih pekerjaan yang akan sangat merugikanmu di kemudian hari.

Jangan sampai kamu baru mengetahui bahwa perusahaan tersebut ternyata menuju pailit, atau pekerjaan tersebut ternyata tidak sesuai denganmu saat kamu sudah terlanjur bergabung dengan perusahaan tersebut. So, penting banget untuk kenal terlebih dahulu tentang perusahaan dan pekerjaan yang hendak kamu lamar, ya!

6. Terlalu Fokus Pada Gaji

Saat mencari pekerjaan, tentu saja tujuan utamamu adalah agar dapat memenuhi semua kebutuhan hidupmu secara mandiri, tidak lagi bergantung pada orangtua. Namun, biasanya fresh graduate akan terlalu fokus pada nilai gaji yang akan didapat, dan ini bisa menjadi sebuah kesalahan dalam memilih pekerjaan.

Meskipun gaji adalah salah satu pertimbangan paling penting dalam memilih pekerjaan, namun besarnya gaji juga tidak menjamin kepuasanmu dalam bekerja. Meski gajimu selangit, namun jika selama bekerja kamu malah merasa tertekan dan nggak enjoy, maka semua itu akan sia-sia saja.

Maka, untuk terhindar dari kesalahan dalam memilih pekerjaan semacam ini, pertimbangkanlah semua aspek yang akan memengaruhi kualitas hidupmu, ya!

7. Tidak Mempertimbangkan Lokasi Kerja

Tidak mempertimbangkan lokasi yang akan menjadi tempatmu bekerja nanti juga merupakan suatu kesalahan dalam memilih pekerjaan. Mengapa? Sebab, jika tidak menghindari kesalahan dalam memilih pekerjaan ini, kamu akan repot sendiri di kemudian hari.

Contohnya, jika kamu memilih pekerjaan yang kamu suka namun lokasinya jauh dari tempat tinggalmu, maka kamu harus bisa menerima risiko adanya pengeluaran ekstra untuk biaya sewa tempat tinggal dan lain-lain. Belum lagi jika lokasinya di kota besar yang biaya hidupnya sangat tinggi. Oleh karena itu, kamu harus mempertimbangkannya matang-matang.

kesalahan dalam memilih pekerjaan

(Photo by @TimaMiroshnichenko via Pexels)

8. Memilih Pekerjaan Atas Keinginan Orang Lain

Kesalahan dalam memilih pekerjaan semacam ini sepertinya banyak dialami oleh para fresh graduate. Mereka tidak dapat memutuskan sendiri atau memilih pekerjaan yang mereka sukai karena dibebani oleh keinginan dan harapan orang-orang sekitar.

Untuk menghindari kesalahan dalam memilih pekerjaan yang semacam ini, cobalah untuk mendiskusikannya baik-baik dengan mereka, misalnya dengan orangtua. Utarakanlah pendapat dan keinginanmu yang sebenarnya agar nantinya kamu bisa nyaman menjalani pekerjaan yang kamu minati.

9. Tidak Bertanya Pada yang Berpengalaman

Malu bertanya sesat di jalan. Pepatah satu ini sangat cocok untuk menghindarkanmu dari kesalahan dalam memilih pekerjaan yang akan kamu jalani.

So, untuk menghindari kesalahan dalam memilih pekerjaan, banyaklah bertanya pada mereka yang sudah berpengalaman dan sudah lebih dulu bekerja di bidang yang kamu minati. Sebab, dari merekalah kamu akan mendapatkan berbagai informasi, penjelasan, dan gambaran mengenai pekerjaan yang akan kamu pilih.

10. Masa Depan Gimana Nanti

Memilih pekerjaan asal-asalan hanya karena ingin cepat dapat kerja merupakan sebuah kesalahan dalam memilih pekerjaan yang cukup fatal jika tidak segera kamu pikirkan dari sekarang. Sebab, tidak semua bidang pekerjaan memiliki jenjang karir yang baik atau yang dapat menjamin hidupmu di hari tua.

Maka dari itu, untuk menghindari kesalahan dalam memilih pekerjaan seperti ini, sebaiknya amatilah prospek dari pekerjaan tersebut. Selain itu, jangan lupa untuk terus mencari peluang karir lain yang lebih baik untuk masa depanmu.

Pasti happy staycation di Bobobox!

Sebelum sibuk mencari pekerjaan, nggak ada salahnya, lho, kalau kamu memberi reward pada dirimu sendiri karena telah berhasil menyelesaikan studi dengan baik. Kamu bisa memanjakan dirimu dengan staycation di tempat yang keren.

Bingung mau staycation di mana? Berarti ini saatnya kamu datang ke Bobobox! Hotel kapsul yang modern dan unik ini pasti bisa memberikan kamu pengalaman baru menginap di hotel.

Pod-nya yang unik dan nyaman pasti bikin kamu betah berlama-lama staycation di Bobobox. Selain itu, di dalam pod-nya juga terdapat lampu LED yang bisa disesuaikan dengan suasana hati kamu.

Untuk memesan kamar, kamu nggak usah khawatir bakal ribet, tinggal download aja aplikasinya. QR code yang ada di aplikasinya juga berfungsi sebagai kunci kamar lho. Keren, kan? Tunggu apa lagi? Ayo menginap di Bobobox! Happy staycation!

Oh iya, kamu juga bisa melihat langsung pods Bobobox lewat virtual 360° tour lho!

You might also like