Bobobox Indonesia
Experience More For Less sleep better and be inspired

Relaksasi Setelah Hari yang Melelahkan dengan Menyeduh Teh Bunga Berikut Ini!

Nikmat dan penuh manfaat

Teh pada dasarnya berasal dari tanaman Camellia sinensi yang kemudian dikeringkan dan mengalami proses oksidasi yang berbeda-beda sehingga menghasilkan beberapa jenis teh populer, seperti teh hijau, hitam dan oolong. Meski begitu, kamu juga bisa membuat teh dari tanaman lain, contohnya teh bunga.

Dalam dunia teh, teh dengan bahan di luar tanaman Camellia sinensi disebut dengan istilah tisane atau teh herbal. Penyeduhannya serupa dengan teh biasa, hanya saja, teh tersebut terbuat dari tanaman lain selain teh termasuk bunga, dedaunan, rempah-rempah, akar-akaran, dan sebagainya.

Jika kamu tertarik mencoba teh bunga, ketahui dulu yuk bunga apa saja yang bisa dibuat menjadi minuman teh. Berikut adalah 10 di antaranya.

Teh Bunga

Sejumlah jenis bunga kerap diolah menjadi teh untuk diminum langsung atau sebagai tambahan untuk menambahkan aroma pada jenis teh biasa seperti teh hijau, hitam dan oolong. Teh bunga ini bisa menjadi alternatif buat kamu yang menginginkan teh tanpa kafein.

Chamomile

teh bunga chamomile
@TwentySeven/iStockphoto

Dunia teh bunga tidak akan lengkap tanpa bunga chamomile. Selain mudah dijumpai di berbagai belahan dunia, bunga kecil satu ini juga memiliki rasa yang enak dan kaya akan manfaat. Chamomile bahkan sudah digunakan sebagai obat herbal selama ratusan tahun terutama karena efek menenangkan dan penyembuhannya.

Di Amerika, teh bunga ini terkenal dengan manfaatnya untuk meredakan sakit perut dan mengatasi insomnia. Karena itu, waktu terbaik untuk meminumnya adalah sebelum tidur. Soal rasa, kamu tidak pelru khawatir sebab minuman ini memiliki rasa perpaduan antara apel dan madu yang sedikit manis.


Baca Juga: Tidak Hanya Cantik Saat Masih Segar, Bunga-Bunga Berikut Ini Juga Cantik Jika Dikeringkan, Loh!


Lavender

teh bunga lavender
@ChamilleWhite/iStockphoto

Sebagian orang mungkin lebih mengingat lavender sebagai bunga untuk minyak esensial. Padahal, laveder juga termasuk teh bunga yang kaya manfaat, di antaranya untuk mengatasi masalah pencernaan, memperbaiki mood serta relaksasi sehingga kamu bisa tidur lebih nyenyak.

Memiliki wangi yang cukup kuat, teh lebih sering menjadi tambahan untuk teh asli sebagai penambah aroma. Karena itu, sebaiknya kamu tidak menyeduh lavender terlalu banyak. Setengah sendok teh lavender kering saja sudah cukup untuk menghasilkan teh dengan aroma menenangkan. Namun, jika kamu merasa wanginya kurang kuat, kamu bisa mencampurnya dengan tanaman herbal lain, seperti chamomile.

Mawar

teh bunga mawar
@tashka2000/iStockphoto

Terkenal dengan keindahan dan aromanya yang menyenangkan, siapa sangka mawar pun bisa kamu buat menjadi teh. Kelopak atau kuncup bunganya, baik kering maupun segar, bisa ditambahkan ke dalam teh biasa untuk memberi aroma menenangkan pada minuman. Kamu juga bisa menjadikannya teh bunga campuran dengan menambahkannya bersama bunga melati.

Namun, mengingat aromanya yang cukup kuat, satu sendok teh saja rasanya sudah cukup untuk memberi aroma pada teh kamu. Selain itu, sebaiknya jangan menyeduh bunga ini terlalu lama sebab bisa menimbulkan rasa pahit pada teh. Sementara itu, dari segi manfaat, teh mawar memiliki efek antiinflamasi, bisa membantu meredakan kecemasan dan memberi rasa tenang dan nyaman.

Melati

teh bunga melati
@olik84/Freepik

Teh melati merupakan jenis teh yang cukup populer di pasaran, yaitu perpaduan antara teh asli (misal hitam atau hijau) dan bunga melati sebagai aroma tambahan. Meski begitu, kamu juga bisa menyajikannya tanpa  tambahan bahan lain. Namun, rasa yang dihasilkan biasanya lebih pekat dari teh biasa. Sama seperti teh-teh lainnya, teh melati juga memiliki efek relaksasi dan mengurangi kecemasan, cocok banget kamu minum setelah menjalani hari yang melelahkan.


Baca Juga: Suka Minum Teh? Hati-Hati, Jangan Sampai Terkena Efek Samping Berikut Ini


Telang

teh bunga telang
@uynnha/Unsplash

Dibandingkan dengan teh bunga lainnya, membuat bunga telang terasa lebih menarik sebab kamu bisa bereksperimen dengan bunga satu ini. Terkenal dengan warna birunya, teh bunga telang dapat berubah warna saat nilai pH-nya berubah. Misal, saat kamu menambahkan air lemon, warna biru pekat teh akan berubah menjadi ungu. Kamu juga bisa menambahkan kembang sepatu dan melihatnya berubah menjadi merah cerah.

Untuk rasa, teh telang cenderung tawar seperti teh hijau. Karena itu, kamu bisa menambahkan serai, jeruk nipis atau lemon dan madu sebagai penambah rasa. Selain itu, teh ini juga kaya akan manfaat, di antaranya untuk mengurangi stres, meningkatkan daya ingat serta suasana hati.

Krisan

teh bunga krisan
@yipengge/iStockphoto

Krisan merupakan bunga tradisional Tiongkok yang bisa kamu olah menjadi teh. Dengan warnanya yang beragam, kamu bisa membuat teh bunga krisan dalam berbagai warna mulai dari putih, kuning hingga ungu. Rasanya cukup ringan, berbau bunga dan sedikit manis. Selain itu, teh ini juga bisa memberi kamu manfaat kesehatan seperti menurunkan panas, relaksasi hingga membantu masalah peredaran darah (misal varises).

Kembang Sepatu

@MEDITERRANEAN/iStockphoto

Pernahkah terpikirkan olehmu bahwa kembang sepatu ternyata bisa jadi teh? Minuman satu ini cukup populer di Amerika Serikat dan terkenal dengan kandungan vitamin C serta antioksidannya yang tinggi. Rasanya tentu tak kalah enak dengan teh bunga lainnya, baik dalam keadaan hangat maupun dingin.

Setelah kamu seduh, teh kembang sepatu akan menghasilkan warna merah pekat yang indah. Dipadukan dengan rasanya yang manis dan menyegarkan seperti buah, teh merah satu ini menjadi bahan dasar terbaik untuk membuat teh campuran dengan tanaman herbal lain dan buah-buahan. Selain itu, bunga satu ini juga sangat cocok untuk kamu buat menjadi es teh sebagai teman saat cuaca tengah terik.


Baca Juga: Coba 7 Resep Teh Berikut Untuk Minuman Hangat Ala Tea House Mewah!


Calendula

@uladzimirzgruski/Freepik

Calendula merupakan bunga berwarna kuning dan oranye cerah yang bisa kamu jadikan teh tanpa tambahan tanaman lain. Namun, menjadikannya salah satu bahan untuk campuran teh herbal kamu juga tidak masalah.

Rasa bunga calendula agak pedas dan seperti berbau tanah. Meski memiliki rasa yang bukan favorit banyak orang, teh bunga ini bisa memberi kamu banyak khasiat terutama karena sifat antiperadangan dan antijamurnya. Manfaat tersebut di antaranya adalah untuk meredakan luka, radang kulit dan mulut, dan kulit terbakar akibat sinar mata, serta mengobati radang selaput lendir internal, tukak lambung, hingga penyumbatan kelenjar getah bening dan sakit tenggorokan.

Linden

via fullcofeeroast.com

Teh linden berasal dari bunga pohon linden. Bagian-bagian pohon satu ini memang bagian daun, bunga hingga batangnya bisa kamu manfaatkan sebagai obat-obatan alternatif. Sebagai teh, linden memiliki rasa yang manis, namun bertekstur kental dan agak lengket karena kandungan mukilasenya yang tinggi. Teh bunga satu ini biasanya diminum untuk meredakan gejala flu biasa atau untuk relaksasi.

Bergamot

teh bunga bergamot
via theviewfromgreatisland.com

Bergamot atau bee balm merupakan tanaman dari keluarga mint dan kelopaknya memiliki rasa dan aroma yang cukup kuat, yaitu campuran antara mint dan sitrus. Meski aromanya tidak sekuat tanaman lain dalam keluarga mint, sebaiknya tambahkan sedikit saja bunga bergamot pada racikan teh herbal kamu.

Bunga satu ini hadir dalam berbagai warna, mulai dar putih, pink, lavender hingga magenta. Dengan warnanya yang cerah tersebut, kamu sudah pasti akan mendapatkan teh dengan warna yang cantik.

Recharge Energi di Bobobox

Kesibukan sehari-hari terkadang bisa membuat kamu lelah baik secara fisik maupun mental. Agar tidak kehabisan energi, staycation di Bobocabin bisa menjadi solusi yang tepat. Pilihannya pun cukup beragam. Kamu bisa memilih staycation di Ranca Upas, Cikole, Toba, Kintamani, dan Gunung Mas. Apapun pilihan kamu, Bobocabin siap memberikan pengalaman menginap di tengah alam bebalut teknologi canggih. Unduh dulu yuk aplikasi Bobobox untuk reservasi dan informasi lebih lanjut!

You might also like